Pura Arca
Archaeological Heritage

Pura Arca

Ruang pelestarian arca Dwarapala Lembu dan arca perwujudan Bhatara-Bhatari yang menjadi bagian penting dari warisan Batuan Kaler.

Arca Dwarapala Lembu\n\nDalam mitologi masyarakat dipercayai bahwa dua arca lembu tersebut memiliki hubungan dengan arca lembu yang ada di pura Hyang Tiba. Masyarakat mempercayai bila wali dilaksanakan di Pura Puseh Desa, lembu yang ada di Hyang Tiba juga hadir di Pura Desa tersebut. Demikian juga sebaliknya. Sehingga hal ini berpengaruh pada upakara yang dihaturkan selalu empat dengan tujuan untuk dihaturkan pada arca yang ada di pura Hyang Tiba. \n\n\tArca Perwujudan Bhatara - Bhatari\nArca perwujudan bhatara – bhatari atau disebut juga arca perwujudan leluhur ditemukan sebanyak 62 buah, merupakan arca yang memakai pakaian ataupun perhiasan seperti arca dewa tetapi tidak mempunyai atribut yang dapat dihubungkan dengan arca dewa tertentu, dan pada umumnya bertangan dua membawa kuncup bunga, bunga yang sudah mekar, atau hanya berupa bulatan lonjong saja. Berbeda dengan arca kultus dewa raja yang mewujudkan seorang raja dalam bentuk arca dewa tertentu, biasanya bertangan empat atau lebih, dua tangan belakang membawa senjata dewa tertentu, sedangkan dua tangan depan membawa kuncup bunga atau benda bulatan (Soekatno, 1993: 8-20. Mengenai benda bulatan, bunga mekar, ataupun bunga kuncup merupakan ciri dari arca perwujduan leluhur/bhatarabhatari. Bunga (padma) sebagai simbol pelepasan roh atau atma (Soekatno, 1993: 154).